Jika membaca adalah nutrisi hati,
Maka menulis adalah rekreasi jiwa...

Search This Blog

Powered by Blogger.

Archive for July 2012

Catatan Ramadhan 1433 H: Mengapa harus berbeda???


Powered by Google
Sudah mahfum, jika di Negara kita ini awal Ramadhan dan perayaan Idul Fitri seringkali tidak dirayakan secara serentak.  Mengapa harus berbeda???? Itu tanyaku dan mungkin tanyamu juga.

Tahun-tahun sebelumnya, aku merayakan idul fitri hanya bersama suami dan anak-anakku, maklumlah kami tinggal di perantauan jauh dari sanak keluarga. Saat itu perbedaan perayaan idul fitri tidak terlalu menggangguku,karena silaturrahim hanya terjalin lewat telephone dan kartu-kartu lebaran. Ya…meski pada dasarnya bukan hanya aku, tapi seluruh rakyat di Negeri ini berharap agar perbedaan-perbedaan itu bisa segera di atasi sehingga hari kemenangan akan kembali menemukan makna kemegahannya.


Tag : ,

Antologi : Anak Nakal Atau banyak Akal


.....
“Duh umi…stress tau kalu banyak ade” jeritnya sambil memegangi kepalanya.
 Kontan saja tawaku meledak, kuraih ia dalam pelukanku “gak sayang, umi belum hamil lagi kok. Bukannya kaka senang kalu banyak adek, ntar kaka punya banyak teman maen, iya gak?”
 Ia menggeleng kuat-kuat “gak umi, kalu banyak adek se bikin susah kaka soalnya mau apa-apa harus antri dulu, adeknya nambah.. uminya kan cuma satu, padahal kaka juga mau maen sama umi”
“loh emangnya kaka juga mau nambah umi?” tanyaku kaget
“ya enggaklah umi, tapi harusnya satu anak itu satu umi jadikan enak sama umi terus” protesnya saat itu hanya kutanggapi dengan senyum dan pelukan hangat.
Seringkali setelah kejadian itu jika aku agak lalai memperhatikannya dengan cemberut si kaka berucap “ umi gak sayang kaka lagi, ntar kaka mau beli umi baru aza”
(Bidadari-Bidadari Nakal By sarah amijaya)
 ..........................................
******
Dapatkan kisah lengkapnya...juga puluhan kisah seru lainnya hanya di "Anak Nakal atau Banyak Akal"

SINOPSIS

 

Kumpulan kisah tentang segala tingkah laku anak batita, balita dan di atas balita yg sering membuat stadium emosi kita sebagai orang tua, Tante-Om, Kakek Nenek, pengasuh maupun guru, tinggi. Namun sesungguhnya hal tersebut merupakan ciri kreativitas mereka yang tidak boleh dibatasi tapi wajib diarahkan.

Episode cinta


“Romantis itu tidak selalu dengan bunga……
  Romantis itu tak perlu puitisnya kata-kata…..
  Romantis bagiku cukuplah tindakan bermakna…..
  Pun sekedar isyarat mata penuh cinta…
  Bolehkah berharapnya padamu wahai belahan jiwa?????”
*****
Kriing….kriiing…..Dering telpon itu membangunkanku, kulirik jam tanganku jam sepuluh lewat beberapa menit…..hmmm kuharap telpon itu cukup penting karena membangunkanku di jam-jam istrahatku setelah selama seminggu ini aku menjadi panitia di kegiatan kampusku.
Kriiing….kriiing……Telpon itu terus berbunyi  tak sabar menunggu belaian tanganku. “Hallo…” dengan ogah-ogahan aku menjawabnya,
“Assalamualaikum….”  Deg…….kantukku  seketika menguap mendengar suara di seberang sana, suara yang hampir sebulan ini tak pernah kudengar lagi meski kerinduan merayap halus di batinku. “wa…wwa’alaikum salam”  jawabku agak terbata.

Cerpen : Rinai rindu Untuk Naya


Bintang malam katakan padanya
Aku ingin melukis sinarmu di hatinya
Embun pagi sampaikan padanya
Biar ku dekap erat waktu dingin membelenggunya
Tahukah engkau wahai langit
Aku ingin bertemu membelai wajahnya
Kan ku pasang hiasan angkasa yang terindah
Hanya untuk dirinya


Lirik lagu rindu yang dilantunkan Kerispatih terdengar seperti rinai hujan di hatiku.
“Naya….” Nama itu masih bergema di hatiku. Selalu menimbulkan tanya dan rasa frustasi  di ego lelakiku. Membuatku berusaha keras mengambil proyek di tempat terpencil ini, berharap mampu menuntaskan rasa yang tak kunjung padam di hati ini. Dan beginilah hatiku….
Kapanpun bertemu dengannya hasilnya sama saja, aku tetap menjadi pecundang.

***

Tag : ,

Syaraf....Oh....syaraf


powered by Google
Subuh baru menjelang, ketika aku memaksa mataku membuka dan menyeret langkahku menuju kamar mandi. Seketika dinginnya air wudhu menyegarkan mataku. Sebelum mendirikan sholat subuh, aku mengguncang lembut tubuh Ary sahabatku, “Ry…bangun, sholat dulu, ntar dilanjut lagi tidurnya”. Hmmm…guncangan yang tak berarti, karena kulihat Ary justru merapatkan selimutnya. Wajar sih, setelah seminggu mengikuti kegiatan pengkaderan kampus, malam tadi mungkin merupakan tidur ternyenyak kami.

 Maka, kuguncang lagi tubuhnya dengan lebih keras “Ry…bangun gih, aku gak nanggung ah kalu kamu kesiangan sholat subuh…”.
“Mmmm…ya…ya…lima menit lagi Sya, aku dah bangun kok Cuma masih pusing” ujarnya pelan.

Wanita dan perselingkuhan


gambar dari sini
Ketika menemukan fakta perselingkuhan pasangan, pada umumnya reaksi awal para wanita bisa di bilang tak jauh berbeda, terkejut dan kecewa…pasti, marah dan sakit hati...iya, menangis dan merenung...mungkin, atau bahkan...histeris. Tahap selanjutnya setelah melalui fase tersebut, biasanya cenderung beragam dan penanganan pada fase inilah yang kemungkinan besar menentukan efek bahagia atau tidak di akhir frase perselingkuhan tersebut. Cekidoot yuk….^_^


Cathar: Goresan rinduku untuk mama


Mama,
 Apa kabar hari ini?
Lama tak jumpa, nanda rindu…
Tak terasa 3 tahun berlalu tanpa memandang wajah teduh mama

Mama,
 Masih teringat jelas di benakku air mata yang menetes di pipimu
Tatkala mengantar kepergianku
Mengapa menangis mama? Padahal aku tengah berbahagia
Menikmati madu pernikahanku
Tapi Mama, akhirnya aku mengerti
Ketika hari-hari madu itu berganti
Dengan tanggung jawab yang pasti
Sungguh nanda rindu mama,
Ternyata dunia orang dewasa tak semenyenangkan dunia anak-anakku yang selalu penuh kemanjaan

Mama…
Ajari nanda,
Bagaimana memiliki kesabaran tak berujung seperti mama
Ajari nanda,
Bagaimana mengelola hati agar selalu ikhlas
Ajari nanda,
Bagaimana membahagiakan suami
Ajari nanda,
Mendidik putra-putri menjadi sholeh/sholehah
 

Tag : ,

Cathar: MR. PROFESSIONAL feat MRS. CHARMING



Diakui atau tidak,karakter yang terbentuk pada tiap individu, sedikit banyak merupakan bentukan dari para guru. Sebagaimana kita ketahui di usia sekolah tentu kita menghabiskan banyak waktu di lingkungan sekolah dengan para guru sebagai panutannya.

Adalah kehidupan yang kujalani hingga saat ini, merupakan campur tangan para guru tersebut, yang telah membimbingku sejak SD hingga masa perkuliahan (mmm…aku gak kenal bangku TK nihJ). Beragam karakter guru yang aku temui turut membentuk aku yang seperti saat ini, “Bahagia dan andal di bidang yang kutekuni”.

Aku memiliki banyak guru yang kemudian menjadi inspirasi dalam hidupku. Dan dalam kasusku, sedikit sekali guru yang bisa kulupakan karena mereka semua istimewa dan penuh jasa.

Tapi, dalam kesempatan membincang seorang guru, maka aku ingin berbagi sedikit kisah mengenai sosok inspiratif dari zaman SMK-ku. Beliau adalah Bapak Drs. Tegen Sayuk Rimboko. Nama yang tak mudah dilupakan bukan? Atau justru tak mudah diingat?

SMK 1 Tanah Grogot

poem : BAIT RASAKU


Tatkala dulu hati kita terpaut dalam ikrar doa
Jasad kita bersanding dalam ramai suka cita
Binar matamu menyampaikan berjuta makna
Rasaku rasamu kian menyemai tunas cinta

Memandang dan menyentuhmu dengan halal
Itulah waktunya,
Mengasihi dan mencintaimu seutuhnya
Itulah masanya,





Tag : ,

- Copyright © Sara's Talk - Skyblue - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -