Jika membaca adalah nutrisi hati,
Maka menulis adalah rekreasi jiwa...

Search This Blog

Powered by Blogger.

Archive for October 2013

Kisah cinta Insan dan Kamil : sebuah novel yang (dipaksa) islami

Judul                : Kisah cinta Insan dan Kamil
Penulis             : Kinoysan
Penerbit           : Mutiara Media
Tahun terbit     : 2011
ISBN               : 979-878-109-0

Sinopsis buku:
"Kamu benar-benar keterlaluan, Insan. Saya tidak bisa tolerir perbuatan kamu. Mulai malam ini kamu saya skors satu bulan!" teriak Kamil dengan kemarahan yang meluap. Bintang dan Bella terlihat puas mendengar keputusan Kamil. Insan sampai menangis menerima keputusan yang sepihak itu. "Saya tidak melakukan kesalahan, Pak Kamil..."
Sebuah novel ringan yang sangat menghibur, khas Kinoysan, dengan cerdas meramu rangkaian cerita menjadi menarik untuk ditelusuri lembar demi lembar. Menggambarkan lika-liku kehidupan cinta Insan dan Kamil. Menyajikan dengan cantik sebuah pertanyaan yang selalu menggelayut dalam sanubari kita: Pada sisi mana takdir Allah akan berpihak?

=====================================
“Dengan lincah dan cekatan Insan memoles wajahnya yang segar. Dia mengoleskan lipstick merah ceria. Gerakan tangannya pasti dan terampil. Ia memasangkan seluruh aksesoris yang ada pada tempatnya. Terakhir, mengenakan cincin berlian di kedua jari manisnya. Tak lama jemari lentiknya menyambar syal sutra yang lembut dan cantik…” (hal 8)

Membaca paragraf di atas, seperti apa kawan membayangkan sosok Insan??? Kalau aku jelas membayangkan sosok wanita karier yang gaul, trendy, stylist,  high class gitu deh. Dan jika ternyata belakangan disebutkan bahwa Insan adalah seorang hafidzah. Hafal 30 juz Al-Qur’an. Wow….sejujurnya entah aku harus takjub atau geleng-geleng kepala, luar biasa sekali imajinasi penulisnya ya.

125 Brain games for babies: Ciptakan banyak moment luar biasa dengan buah hati anda

Judul                      : 125 Brain Games for Babies
Penulis                  : Jackie Silberg
Penerjemah           : Wahyuni R. Kamah
Penerbit                : Erlangga
Tahun terbit           : 1999

sinopsis buku:

125 Brain games for babies adalah kumpulan permainan mengasyikkan untuk membangun kapasitas otak bayi yang merupakan bahan bangunan bagi proses pembelajaran masa mendatang. Buku ini juga menunjukkan berbagai kesempatan yang bisa anda temukan setiap harinya untuk mengasah perkembangan otak bayi dari 0 bulan hingga 12 bulan.

-------------------------------------------
“Menyentuh, mendekap, dan menggendong bayi tidak hanya terasa menyenangkan, tapi juga membantu pertumbuhan otaknya “--------------(Hasil riset otak hal 15)

“Kemampuan seorang anak untuk mengendalikan pusat emosi bersandar pada pengalaman dan kasih sayang yang diperolehnya sejak dini”--------------(hasil riset otak hal 16)

Selaku orang tua sewajarnya kita sangat menikmati waktu-waktu yang kita habiskan bersama anak-anak kita. Sayangnya, dewasa ini  banyak orang tua yang melepaskan pengasuhan anak-anaknya pada baby sitter, pengasuh bayi, asisten rumah tangga, dan atau sebutan lainnya. Yang pada intinya mereka melewatkan moment-moment tumbuh kembang anak yang tak akan bisa terulang  lagi.

Agar Shalatmu Lebih Khusyuk

Judul buku            : Agar Shalatmu Lebih Khusyuk
Penulis                 : Muhammad Shalih Al-Munajjid
Penerjemah          : Firdaus Sanusi, Lc,M.A
Penerbit               : Zam-Zam
Tahun Terbit        : Juli 2011
Tebal                   : 152 hal


Sinopsis buku:

Shalat yang berkualitas adalah shalat yang mengandung kekhusyukan di dalamnya. Sehingga, meskipun sama-sama satu shaf dalam shalat, bisa jadi kualitas shalat seseorang berbeda dengan kualitas shalat orang lainnya. Kondisi inilah yang pernah disampaikan Rasulullah SAW dalam sabda beliau:
 “ sesungguhnya seorang hamba menunaikan shalatnya, namun tidaklah dicatat dari shalatnya tersebut kecuali hanya sepersepuluh, sepersembilan, seperdelapan, sepertujuh, seperenam, seperlima, seperempat,sepertiga, dan setengahnya” (Hr.Ahmad)

-------------------------------------------------------------
Realita yang kini terjadi di akhir zaman seperti apa yang telah digambarkan Hudzaifah r.a
“Hal pertama yang akan hilang dari agama kalian adalah khusyuk. Dan, hal terakhir yang akan hilang dari agama kalian adalah shalat. Betapa banyak orang yang shalat namun tiada kebaikan padanya. Dan hampir saja engkau memasuki masjid tanpa mendapatkan orang yang khusyuk di antara mereka” (Madarijus Salikin I: 521)

A book I Happy People : 100 Rahasia membuat hidup bahagia


Judul buku       : HAPPY PEOPLE
Penulis            : David Niven, Ph.D
Alih Bahasa     : Haris Munandar, M.A
Penerbit          : Erlangga
Tebal              : 228 hal
Tahun terbit     : 2005
ISbN               : 979-688-474-7


Sinopsis:
Para ilmuwan dan kaum akademisi telah menekuni karir mereka untuk menelaah apa sesungguhnya yang membuat orang bahagia. Namun, hasil riset yang berharga itu tersembunyi di balik jurnal dan laporanilmiah, sehingga tidak terbaca oleh khalayak luas. Seorang psikolog dan ilmuwan social, David Niven Phd berhasil menyederhanakan ribuan penelitian itu menjadi serangkaian saran yang mudah di cerna.

------------------------------------------

Rahasia pertama dari 100 rahasia membuat hidup bahagia yang di bahas dibuku ini adalah:

Hidup anda memiliki tujuan dan makna
Anda tidak berada di dunia ini hanya untuk mengisi suatu tempat atau menjadi pemeran tambahan dalam film yang dibintangi oleh orang lain.
 Pertimbangkanlah hal ini:
Tidak akan ada yang sama jika anda tidak ada.
Semua tempat yang anda kunjungi dan setiap orang yang anda ajak bicara
Akan berbeda tanpa adanya anda.
Kita semua terhubung satu sama lain.
Dan kita semua terpengaruh oleh berbagai keputusan dan keberadaan orang-orang yang 
ada di sekitar kita.

Membentuk karakter pemimpin dengan permainan yang menyenangkan

Setiap anak, baik lelaki maupun perempuan adalah calon pemimpin, minimal pemimpin bagi diri mereka sendiri”
--------------------------------------------------------------------------------------------
“Subhanallah Ummi, Amma adalah anak yang cerdas dan berjiwa pemimpin. Tanpa malu-malu Amma maju kedepan kelas dan dengan lantang bercerita betapa Amma mengagumi sahabat Umar bin Khattab”.
  Sms yang masuk ke ponselku itu benar-benar seperti oase di tengah tumpukan berkas pekerjaanku. Sms-sms serupa kerap kuterima dari ustadzah di kelas RA Amma dulu.

Ajarkan anak keterampilan hidup sejak dini

Judul buku : Ajarkan anak keterampilan hidup sejak dini
Penerbit     : Elex Media Komputindo
Penulis       : Euis Sunarti, Rulli Purwani
Tahun terbit : 2005
ISBN          : 979-20-7261-6

Sinopsis buku:

Setiap orang tua menginginkan yang terbaik bagi anaknya, namun terkadang kehabisan ide dalam mengantarkan anaknya memiliki keterampilan hidup. Buku ini berisi kiat-kiat mengajarkan keterampilan hidup sejak dini, hadir membantu orang tua dalam mendapatkan ide dan memantapkan pengasuhan kepada putra-putrinya.
--------------------------------------

Bagi anak-anak bermain adalah kegiatan yang serius, karena melalui bermain anak-anak tumbuh dan berkembang menjelajahi dunia. Bermain juga berfungsi meningkatkan kematangan berbagai fungsi organ tubuh, memenuhi perkembangan motorik, kognitif, sosial-emosional, dan kepribadian anak. Karena masa kanak-kanak merupakan masa bermain yang menyenangkan, maka  seyogyanya pembelajaran di usia kanak-kanak pun harus menyenangkan pula.

Crying winter : Sebuah kisah spionase yang memikat

Sebuah Jaringan terorisme international Betha 99 yang bermarkas di Hongkong tengah menyiapkan sebuah virus yang efeknya lebih dahsyat daripada virus  flu burung maupun flu babi yang pernah menyerang dunia beberapa tahun lau. Sebuah virus yang anak disebar dengan sangat keji.

Sementara itu , sepasang kembar Dimas dan Damar terpisah ribuan mil. Tiga tahun sudah Dimas tak memberi kabar sejak kepindahannya ke Hongkong untuk menjalani pendidikan setelah  sebelumnya bekerja di Korea Selatan. Berbekal pesan sang ibu yang tengah diburu maut, berangkatlah Damar ke Hongkong untuk membawa Dimas pulang.

Kebingungan dan kecurigaan seketika menyeruak di pikiran Damar ketika menemukan gelang  Dimas tergeletak di sekitar bangunan yang diketahui sebagai markas besar Betha 99. Mengapa gelang Dimas ada di sana? Sesungguhnya apa hubungan Dimas dengan jaringan Terorisme itu? Dengan cara apa virus mematikan itu disebarkan? Dan, berhasilkah Damar membawa pulang kembali Dimas?

Temukan jawabannya dalam novel yang penuh intrik menegangkan ini. sebuah kisah spionase yang memikat. Selamat membaca!

Judul               : Crying Winter ( Musim Dingin Yang Memilukan)
Penulis             : Mell Shaliha
Penerbit           : Diva Press
Halaman          : 334
Harga              : Rp 40.000,00
ISBN               : 978-602-7640-49-8

-----------------------------------------------------------------

Di antara sekian banyak novel yang telah ditulis oleh Mell, Crying winter adalah novel keduanya yang telah aku baca. Jauh berbeda dari debut pertamanaya “xie-xie ni de ai” yang berkutat di seputar cinta dan persahabatan, Novel ini menyajikan cerita dengan genre yang jauh berbeda,  kisah spionase.

Awal-awal bab ini bagi yang tak terbiasa dengan novel segenre ini mungkin akan sedikit dibingungkan antara Dimas dan Damar. Bagaimanapun novel ini adalah novel yang menuntut konsentrasi tinggi ketika membacanya. Gak main-main kawan, isu yang diangkat adalah jaringan terorisme yang menyebar senjata mematikan melalui berbagai macam virus mematikan.

Sebagai pecinta genre serupa, aku merasakan perasaan campur aduk ketika membacanya. Pertama,  jelas aku merasa bangga dan merasa perlu angkat topi untuk seorang Mell shaliha. Menulis kisah ini, jelas memerlukan riset serius dan penggarapan yang gak main-main demi mendapatkan kisah yang tetap seru namun tetap logis. Dan, Mell Shaliha dengan sangat baik telah berhasil melakukan hal tersebut.
Pun demikian, aku tak bisa begitu saja menutupi sedikit perasaan kecewa. Bagi sebuah kisah spionase, bagiku unsur ketegangan adalah magnet yang membuat pembaca terus melekat hingga menyelesaikan kisah tersebut. Dan dalam novel ini unsur tersebut kurang terpenuhi. Selaku pembaca aku belum bisa merasakan ketegangan yang menggugahku untuk terus membaca tanpa henti. Mungkin pemotongan antar bagian bab dan peloncatan alur cerita yang masih kurang “cantik” sehingga ketegangan ketika membaca lembar demi lembarnya terasa datar-datar saja.

Satu lagi, tokoh Dr. JR yang merupakan ketua sindikat kejahatan besar yang mampu menebar terror di berbagai belahan bumi sayangnya digambarkan masih terlalu “lembek”. Bagiku kematiannya yang mudah menegaskan karakter “lembek” itu. Sekaligus memberi ending yang kurang memuaskan.

Tapi seperti halnya novel Mell sebelumnya, Novel ini juga memberikan beragam kesadaran dan inspirasi bagi pembacanya. Semangat nasionalisme sekaligus kekecewaan juga harapan yang mewakili suara para buruh migran tergambar dengan dalam dan mampu menyentuh para pembacanya:

“ ….Saya tidak akan membunuh jutaan wanita Indonesia yang telah menciptakan ‘keempatan’ untuk masa depan keluarga mereka dengan menjadi budak orang di Negara ini. Karena Negara kami tidak memberikan kesempatan itu pada mereka. Saya tidak akan membunuh para wanita pejuang sejati Negara, JR, masa depan Negara saya ada di tanagn mereka”

“…saya memang kecewa dengan kelakuan pemerintah di Negara saya, tapi bukan berarti saya membenci Negara saya….Jika saya menghancurkan Indonesia maka ‘kesempatan’ itu tidak akan pernah ada…”

Atas semua pencapaian tersebut, sekali lagi aku ucapkan selamat untuk Mell Shaliha. Semoga ke depannya Mell terus menghasilkan karya-karya yang tidak hanya menghibur tapi juga bermanfaat untuk umat.

Keep spirit Mell !!!


Lagi-lagi ini bukanlah resensi saya hanya ikut meramaikan ProjectBattle Challenge #31HariBerbagiBacaan


Kenangan sepotong Lagu sederhana

Tak peduli berapakah berat badanmu nanti
Kau tetap yang termuah di hati…

Pernah denger lirik lagu ini gak? Sepertinya dipopulerkan oleh Sheila on 7 deh.

Duluuuu banget, beberapa belas tahun yang lalu ada seorang pemuda yang menjejeri langkahku dan menyanyikan lagu ini disertai lirikan super duper jailnya. Reaksiku saat itu? Mmm….balas meliriknya dengan tatapan – udah gila ya bang?- trus meleletkan lidah dan berlari menyusul teman-temanku. Masih kudengar tawanya berderai di belakangku.

Beberapa tahun kemudian, pemuda yang punya lirikan jail itu resmi mempersuntingku menjadi istrinya. Sayangnya hingga detik ini, yang terbilang 7 tahun lebih kebersamaan kami, sedikitpun ia tak punya kesempatan untuk menggodaku dengan lirik lagu tersebut (senangnya ^_^). Bagaimanapun porsi makanku,  bahkan pasca melahirkan ke-3 kalinya berat badanku pun hanya bergeser sekitar 1-3 kg sejak pertama kali ia mengenalku. Syukurlah…..^_^.

Bahkan belakangan adalah aku yang sering menggodanya dengan berulangkali menyanyikan lirik itu keras-keras lengkap dengan suaraku yang super duper cempreng. Tentu sambil menjawil pipinya yang mulai gembil. 

Tanggapannya??? Tertawa tentu, menutup kuping di lain waktu, dan terkadang membalasku dengan gelitikan maut sampai aku menjerit-jerit heboh gak keruan. 

 “Pasangan heboh bin lebay” ejek putri sulungku jika kami tengah saling menggoda seperti itu. Tapi seringnya putri-putriku turut serta meramaikan kehebohan yang telah kami mulai itu.

Bersyukur seperti apapun rasanya tak cukup, jika  menilik 7 tahun bahtera kami terus berlayar damai dan sering kalinya diisi canda tawa dan kehebohan para penghuninya ^_^.

Pun demikian, bahtera kami senormal bahtera lainnya yang tentu tak bisa menghindar jika sesekali angin bertiup kencang, syukurnya angin-angin tersebut tidak langsung mencerai beraikan kami, tetapi justru membuat kami semakin erat berpegangan tangan.

Kembali soal lagu itu, yang meski penasaran aku gak sempat-sempat mencari tahu apakah judulnya dan bagaimana lirik lengkapnya. Setelah bertahun-tahun menikah, dan aku sering kali menggodanya dengan menyanyikan potongan syair itu (karena cuman bagian itu yang aku tahu^_^) akhirnya suamiku berkata, “Saat dulu iseng menjailimu dengan menyanyikan lagu itu, sebenarnya keseluruhan lirik itu mewakili isi hatiku”.

Sungguh membuatku penasaran sama lirik lengkapnya. Akhirnya datanglah aku pada sang mbah G,  And…..this is it….:
Kupercaya apapun yang akan terjadi nanti
kau tetap mempesona rahasia di lagu ini
tak peduli berapakah berat badanmu nanti
kau tetap yang termuach di hati

Kauakui kutak hanya hinggap di satu hati
kutakuti kuterlalu liar tuk dimiliki
walau itu semua hanya persinggahan egoku
dan sikapmu tlah merobohkan aku

Dan waktupun terus berlari
dan aku pun semakin mengerti
apa yang akan aku hadapi
apa yang akan aku cari

reff: aku tuliskan lagu sederhana
untuk dirimu yang sangat bijaksana
memahamiku dan mencintaiku apa adanya
apa adanya

Dan waktupun terus berlari
dan aku pun semakin mengerti
apa yang akan aku hadapi
apa yang akan aku cari

(Terimakasih bijaksana by Sheila on 7)


Setelah membacanya, aku  semakin sering berdoa agar di sisa usiaku bisa terus mendengar dan merasakan canda tawa yang hangat di bahtera kami. Semoga kehangatan yang tercipta dari sepotong lirik sederhana itu bisa terus kami nikmati hingga kami menutup mata kelak.


Teruntuk mba uniek kaswargantie yang tengah merayakan wedding anniversary ke-10, Barokallah.....semoga senantiasa Samara dan tetap berkumpul hingga di syurga kelak.
----------------------------------
Tulisan ini diikutsertakan pada Giveaway 10th Wedding Anniversary

( BUKAN) Resensi: A Novel "Xie Xie Ni De Ai"


A novel by Mell Shaliha

Judul buku : Xie Xie Ni De Ai
Pengarang : Mell Shaliha
Penerbit : Diva Press
Tahun : 2011
ISBN : 978-602-978-592-0
Cetakan : Cetakan I Oktober 2011, Ke-2 Desember 2011,


Apa yang sebenarnya terjadi dan dialami para "pahlawan devisa" di luar negeri sana ? Benarkah hanya kekerasan dan penyiksaan saja yang mereka semua alami ? 

Inilah novel yang bakal menjawab dengan sangat menarik pertanyaan tersebut. Lewat perjalanan kisah sang tokoh yang bernama Alenia Fathmawati (Ale), kesan tentang kisah para TKW dan aroma kekerasannya akan pupus dari ingatan Anda. Terutama bagi mereka yang menjadi BMI (Buruh Migran Indonesia) di Hongkong 

Bahkan, lewat karakter sang tokoh pula, semangat, ketabahan, dan dedikasi Ale serta sikap istiqamahnya dalam memegang prinsip Islam, sangat perlu dicontoh oleh generasi muda kita dalam menghadapi godaan duniawi yang super menggila ! 

Di luar itu, tentu saja kisah cinta segitiga si Ale, Chelsy Tsang (anak perempuan majikan si Ale), dan Aanon Yan (teman sekampus Chelsy) bakal mendominasi novel cerdas dan penuh gereget ini. 

------------------------------------------------------------


Pagi itu baru saja aku mengirim sms bertajuk “xie xie ni de ai…” pada seorang kawan.
Dan tak lama kemudian adikku dengan polosnya mengangsurkan sebuah paket “sory ka, lupa dah dari kemaren2”
hadeeeh…..

A novel : Marginalia, Catatan cinta di pinggir hati

"Kekasih tak begitu saja bertemu di suatu tempat, mereka sudah saling mengenal sejak lama" – Rumi

Aruna
CENGENG! Tulisan singkat dan rapi di kumpulan puisi Rumi kesayangan almarhum Padma membuatku terbakar. Kurang ajar! Berani-beraninya cewek dingin berhati belatung itu menodai kenangan Padma. Belum tahu dia berhadapan dengan siapa. Aruna, vokalis Lescar, band rock yang paling diidolakan. Tunggu pembalasanku!

Drupadi
Aku tak punya waktu untuk cinta. Meski nyaris tiap hari aku berhubungan dengan yang namanya pernikahan, ini hanya urusan bisnis semata. Aku tak percaya romantisme, apalagi puisi menye-menye. Hidup ini terlalu singkat untuk jadi melankolis. Namaku memang Drupadi, tapi hatiku sudah tertutup untuk laki-laki.
-----------------------------------------------------------------------
Marginalia. Awal membacanya jujur aku pikir tajuk ini merupakan nama sang lakon utama di novel tersebut. Ternyata si marginalia ini adalah catatan di pinggir buku. Oalah…padahal akupun seringkali mencoret-coret pinggiran buku ketika membacanya tanpa tahu itulah si marginalia.

Novel ini unik dengan marginalianya meski bagiku terasa sedikit mengada-ada dan kekanakan. Bayangkan saja bagaimana seorang drupadi (sosok wanita mandiri yang sangat realis) bisa perang marginalia dengan Aruna (seorang rock star yang romantis). Tapi ya itulah ajaibnya cinta. Kalau sudah bicara keajaiban siapa sih yang bisa menyangkalnya ^-^.

Perang Marginalia itu dimulai ketika Drupadi (seorang wedding organizer) dan asistennya chiya terpaksa berteduh di sebuah kafe yang unik, Kafe marginalia. Kafe itu dipenuhi buku-buku dan setiap pengunjungnya diperbolehkan menulis marginalia dibuku apapun yang mereka inginkan. Drupadi yang tidak percaya akan keajaiban menganggap hal itu adalah hal sia-sia dan tak masuk akal. Tapi karena membutuhkan kafe tersebut sebagai venue mau tak mau Drupadi terpaksa menerima tantangan Sonya (pemilik kafe) untuk menulis sebuah marginalia di buku manapun yang diinginkannya. Dan menunggu sebuah keajaiban yang mungkin terjadi dari marginalia yang ditulisnya itu.

Dan adalah takdir yang membuat Drupadi menuliskan sebuah marginalia “cengeng” di buku kumpulan puisi rumi (yang ternyata merupakan buku kenangan Aruna dan kekasihnya yang sudah meninggal, Padma). Bagi drupadi semuanya selesai. Tapi Tidak bagi Aruna, membaca marginalia itu Aruna merasa harus mempertahankan keyakinan Padma, dan iapun menulis marginalia balasan. Dan begitulah perang marginalia berlanjut hingga Aruna tak lagi bisa membendung rasa penasarannya akan sosok Drupadi. Maka ia pun berusaha menemui Drupadi, bahkan dengan menyamar menjadi penyanyi di sebuah pesta pernikahan.

Dan begitulah kisah cinta mereka bukan sebuah kisah yang mudah. Ada perbedaan umur, ada masa lalu Drupadi yang membuatnya enggan jatuh cinta lagi. Dan ada Inez… sepupu Drupadi yang juga cinta pertama Aruna.

Sayangnya konflik cinta ini mulai terjalin bak sinetron di TV. Inez yang mengancam akan menghancurkan Drupadi kecuali Aruna mau menikah dengannya. Drupadi yang datang menyembah-nyembah Inez untuk melepaskan Aruna. Dan tindakan Aruna untuk menyelesaikan semua konflik tersebut. Rasanya yang punya kekuatan cinta hanya Drupadi dan Aruna. Perasaan Inez seolah ditulis hanya sebagai penambah konflik dan memperpanjang kisah. Pun demikian aku cukup menikmati membaca kisah ini ^_^.

Aku bukan penyuka genre romance, karena biasanya aku keburu puyeng dengan setiap untaian kalimat yang berbunga-bunga dan penuh romantisme. Aku membutuhkan banyak waktu untuk mengkhatamkan sebuah novel romance. Ada yang sukses aku khatamkan, tapi lebih seringnya tidak.

Dan Marginalia ini sedikit dari novel romance yang sukses aku khatamkan dalam waktu hanya 2 jam. Penuturannya yang cenderung “ngepop”, bahasanya yang sederhana tanpa diksi mendayu-dayu sedikitpun tidak mengurangi kadar romantisme buku ini.

 Yang paling aku suka, tentu lagu yang dibuat Aruna untuk Drupadi:

Aku Yudhistira, aku Arjuna, aku Bima,
aku Nakula Sadewa.
Berapa Bharatayudha harus kujalani.
Demi kamu. Drupadiku?

Dan begitulah aku jatuh cinta pada romantisme ala Dyah Rini ini. Sangat wajar menjadi pemenang kedua novel romance Qanita.

 Selamat…. Dan Terus berkarya mba Dyah Rini !!!



Judul                                      : Marginalia, Catatan Cinta di Pinggir Hati
Penulis                                   : Dyah Rinni
Penerbit & Tahun terbit           : Qanita (2013)
Jumlah halaman                      : 304 halaman
ISBN                                      : 978-602-9225-82-2

Lagi-lagi ini bukanlah resensi saya hanya ikut meramaikan ProjectBattle Challenge #31HariBerbagiBacaan


Ramping Kembali : Panduan yang easy doing


Sinopsis Buku:
Program 10 minggu yang dirancang untuk merampingkan kembali, menguatkan, dan meningkatkan vitalitas tubuh setelah melahirkan. Program ini dirancang oleh ahli kebugaran Sally Lewis untuk bisa disesuaikan dengan rutinitas ibu dan bayi.

Program dimulai empat minggu sesudah melahirkan dan mencakup :
· Program pemulihan minggu demi minggu yang mudah diikuti.
· Latihan untuk membentuk dan mengencangkan otot serta meningkatkan stamina.
· Saran mengenai makanan sehat dan kebutuhan gizi
· Teknik relaksasi, perawatan kecantikan, dan terapi tambahan.
· Panduan untuk mengatasi masalah fisik dan emosi yang sering timbul.

-------------------------------------------------------------------------

Novel Dan bidadaripun Mencintaimu : Bedanya Mantan ahli neraka dan mantan ahli surga



“Mantan ahli neraka  atau mantan ahli surga?”

Inspirasi untuk memilih dan menjemput hidayah bisa langsung kamu temukan pada buku ini:

Judul              : Dan Bidadaripun Mencintaimu
Penulis          : Ali Imran El Shirazy
Penerbit       : Semesta (Pro- U Media)
Tebal             : 421 hal
Cetakan        :  I Mei 2009
                           II Mei 2009


Adalah Abdurrahman Ghozali, sosok yang digambarkan nyaris sempurna. Wajah tampan melenakan para pengagum fisik. Kecerdasan Akademis memukau para penggila ilmu. Kematangan emosional dan keteguhan batin menginspirasi para perindu surga. Tidak hanya para wanita yang menggilainya, para priapun suka berkawan dekat dengannya.

Ditengah banyaknya para wanita yang bersedia menjadi pendampingnya Ghozali justru lebih menyukai kesendirian di kamarnya, dengan disertai isakan haru. Teman-teman kontrakannya pun mahfum akan kebiasaan “mengurung diri” ghozali, tapi mereka tidak tahu tentang apa dan mengapa teman anutan mereka itu berbuat demikian.

Keengganan dirinya untuk menerima cinta kaum hawa menimbulkan banyak fitnah bahkan nyaris merenggut nyawa sahabat karib yang juga mencintainya. Namun Ghozali tetap kukuh tak menerima satupun cinta mereka.

Ternyata Ghozali pun manusia biasa yang bisa jatuh hati. Namun lagi-lagi rahasia di masa lalunya membuat ia memilih mundur dari cinta sang Nyai, calon hafizah yang juga merupakan  putri sang kyai pesantren.

Apakah rahasia yang menjadi sejarah kelam dalam hidup ghozali? Dan kemanakah hati Ghozali akhirnya bermuara???
-----------------------------------------------------

Hal yang langka terangkum menjadi satu kepribadian pada manusia biasa, membuat pembaca terlempar pada euphoria berlebih. Adalah manusiawi tatkala setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangan. Sosok yang nyaris sempurna terkesan  lebih menjadi figure impian di tengah zaman yang telah penuh fitnah saat ini.

Novel Cinderella syndrom: Amunisi bagi para "lajangers" galau


Sebagian besar perempuan terjebak pada perangkap psikologis
bahwa mereka akan selamat dalam menjalani kehidupan ini
 jika memiliki pelindung sejati bernama:
Laki-laki.
--Cinderella syndrome--

Sebagai wanita dengan pola pikir yang cenderung konservatif, kalimat di atas jelas menggelitik rasa ingin tahuku. Dan begitulah aku mulai melahap lembar demi lembar novel “Cinderella Syndrom” hasil olah kata seorang sahabat novelis : Leyla Hana.

Seperti biasa tutur novel ini sederhana, mengalir lincah namun tetap sarat makna. Dimana Para tokoh sentralnya dengan beragam dilema kehidupan membuat mereka tiba di titik  keputusan bahwa pernikahan akan menyelamatkan atau membuat kehidupan mereka menjadi jauh lebih baik.

- Copyright © Sara's Talk - Skyblue - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -