Posted by : Sara Amijaya Monday, 13 May 2019

Salah satu ciri Jiwa-jiwa yang hanif adalah senantiasa tak tenang kala melakukan dosa dan khilaf, serta merasa sedih kala terjerembab dalam lumpur maksiat. Hal ini sebagaimana perkataan sahabat Ibnu Mas’ud radhiallahu ‘anhu, bahwa seorang mukmin melihat dosanya seakan-akan ia duduk di bawah gunung dan khawatir gunung tersebut akan menimpanya. Sedangkan seorang yang yang gemar maksiat, ia akan melihat dosanya seperti seekor lalat yang lewat begitu saja di hadapan batang hidungnya.
Karenanya orang-orang mukmin pasti berusaha segera menghapus dosanya begitu menyadari kesalahannya. Ada sebuah zikir yang diajarkan Nabi sholallahu'alaihi wa sallam, sebagaimana diriwayatkan oleh Muslim:
"Barang Siapa Membaca Subhanallahi Wabihamdihi (Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya) seratus kali dalam sehari, maka dosanya akan dihapus, meskipun sebanyak buih lautan." 
(HR. Muslim No.4857)
Pendapat yang kuat menjelaskan bahwa membaca seratus kali tidak mesti dilakukan dalam sekali waktu, artinya zikir tersebut adalah akumulasi dalam sehari. Bisa pagi 30, siang 30, dan malam sisanya. Zikir ini juga bisa dibaca dimana saja dan kapan saja kecuali ditempat-tempat yang kita dilarang berzikir di dalamnya, kamar mandi misalnya.
Tentu saja, setelah mendengar hadist ini kita tidak boleh bermudah-mudahan dalam bermaksiat.

Dalam kitab Faidhul Qadir, Al-Munawi rahimahullah berkata,
“Orang yang mengandalkan terus dzikir ini akan tetapi ia terus bermaksiat sekehendak syahwatnya, melanggar agama Allah dan kehormatannya, Janganlah ia menyangka akan disamakan dengan orang yang dibersihkan dan disucikan, jangan menyangka ucapannya akan mendapat pahala dengan lisannya, padahal tidak ada ketakwaan (rasa takut) dan amal shalih pada dirinya.”
Dan dosa yang bisa terhapus dengan zikir ini adalah yang terkait dengan hak Allah ta'ala, adapun dosa yang terkait sesama manusia, maka tentu kita harus menyelesaikannya terlebih dahulu, meminta maaf dan mengembalikan hak mereka yang kita zhalimi.
Semoga Allah subhanahu wa ta'ala memberikan kita jiwa yang hanif, yang senantiasa tidak tenang dengan dosa dan kesalahan kita, dan semoga kita dimudahkan mendapatkan hidayah dan ampunanNya.




Artikel ini terbit pertama kali di UC News pada akun Sara Amijaya dengan judul 

Subhanallah! Amalan Ringan Ini Ternyata Ampuh Sebagai Penggugur Dosa

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © Sara's Talk - Skyblue - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -