Showing posts with label Rupa-rupa. Show all posts
Biar tekor asal kesohor
Pernahkah anda mendengar teori Maslow? konon katanya tingkat tertinggi dari kebutuhan hidup manusia, adalah aktualisasi diri. Artinya, berdasarkan teori ini manusia perlu memenuhi kebutuhan-kebutuhan dasarnya sebelum naik ke tingkat selanjutnya dan selanjutnya lagi.
Kebutuhan fisiologi, rasa aman, kasih sayang, penghargaan, dan kemudian barulah aktualisasi diri.
.
Benar tidaknya teori tersebut, mungkin masih menjadi perbincangan hingga hari ini, namun di zaman now kebutuhan aktualisasi diri rupanya setara kebutuhan dasar manusia.
orang-orang butuh sekali menunjukkan "who am i", mereka butuh diakui, butuh merasa dibutuhkan oleh orang lain (beeing needs). Jadi tak peduli kau cukup makan atau tidak, yang penting eksis dulu. Tak peduli seberapa banyak hutang, yang penting mewah dulu, tak masalah tekor yang penting kesohor.
Kau butuh menjadi jagoan, bahkan jika itu sekedar drama satu babak.
see? .
Bahkan orang awam bisa menyimpulkan, bahwa ini adalah gejala penyakit mental.
Dalam tataran personal, maka hal ini menjadi lebih sederhana, karna akibat dan tanggung jawab tak akan menyambar kemana-mana, selain berpulang ke diri pribadi.
Sialnya (upsss) urusan ini bisa jadi bukan hanya urusan personal tapi merambah ke segala instansi bermacam rupa.
.
How? saat kau dipimpin oleh manusia bergejala serupa.
.
Finally, aku teringat tulisan dr. Raehanul Bahraen " Hiduplah sesuai kemampuan jangan sesuai kemauan!" .
. .
catatan dini hari untuk @30haribercerita #30haribercerita
#30hbc1803
Nail art alami
"ummi, ini nail art ya?" tanya Amma sambil menunjuk inai ditanganku yang warnanya sisa separuh. "seperti bendera merah putih" katanya lagi.
"ehm, ummi kaget ni kaka tau soal nail art segala. Apa sih itu???" tanyaku padanya.
"yee ummi, itu loh seni menghias kuku dari Jepang." jelasnya dengan gaya sok tau.
"kaka tau dari mana???" tanyaku penasaran.Meski sudah menduga. Beberapa waktu lalu ia meminta izin untuk mendownload game nail art.
"yaa dari game lah..." katanya sesuai dugaanku.
"jadi, gimana bikin bendera merah putih di kuku ummi itu??" tanyanya penasaran.
Ummi pun menatap kuku-kuku di tangan sambil tersenyum.
"ini mah nail art alami kak. Cukup pakai inai biarkan beberapa minggu. jadi deh kayak bendera. "
"huuuu....itu sih bukan nail art mi, tapi inai ummi perlu ditambahin." katanya dengan gaya menyebalkan.
Btw, bicara soal inai. Inai merupakan salah satu pewarna alami yang banyak manfaatnya. selain mempercantik kuku, inai juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan kuku. Dan tentu saja karena sifatnya yang meresap, inai aman digunakan ketika berwudhu, ia tidak menghalangi meresapnya air wudhu ke kulit.
Belakangan inai tidak hanya digunakan di kuku, tapi juga menjadi bahan untuk menghias kulit. Henna art. Bisa dibilang menyerupai tatoo non permanen. Tidak hanya digunakan di pernikahan, henna sudah mulai sering digunakan sebagai perhiasan sehari-hari kaum wanita.
Nah, kalau soal nail art, mungkin bisa dicoba dimasa-masa haid jadi tidak mengganggu aktivitas ibadah.
Tips menghadapi batuk pilek
![]() |
| Gambar dari sini |
Begitu pun saya, memiliki tiga orang anak dengan rentang usia 8 tahun, 5 tahun, serta 2,5 tahun membuat saya harus ekstra waspada tatkala musim batuk pilek melanda. Terlebih ketiga anak saya memiliki bakat asma, yang cenderung kumat saat musim tak bersahabat.
Menghadapi pergantian musim, ada beberapa tips yang bisa kita terapkan demi meminimalisir batuk pilek menimpa anggota keluarga kita.
1. Bawang merah
Bawang merah sebagai salah satu rempah-rempah ternama tentu tidak asing bagi kita. Baunya yang khas ternyata memiliki fungsi sebagai katalis untuk mengeluarkan cairan dan membersihkan hidung ketika flu. Caranya sangat mudah, bagi dua sesiung bawang merah, letakkan di bawah hidung dan hiruplah aromanya sekitar 5 menit.
Bawang merah juga bisa menetralisir virus di udara, caranya iris-iris beberapa siung bawang merah letakkan di sebuah mangkok bersih, lalu letakkan di pojok ruangan. Gantilah irisan bawang merah tadi setiap 3 hari sekali. Hal ini juga sangat efektif untuk mencegah penularan virus flu pada anggota Keluarga lain.
2.Terapi uap
Ketika terserang flu, anda juga bisa mencoba cara ini. Ambil sebaskom air panas, campurkan minyak kayu putih, jahe, kunyit, dan rempah lainnya. Tempatkan wajah anda di atas baskom tersebut agar uap panas terhirup. Jangan terapkan cara ini pada anak yang masih terlalu kecil, karena bisa saja tanpa sengaja ia justru menumpahkan air panasnya.
3.Madu dan Jeruk Nipis
Ramuan ini sangat bermanfaat untuk melegakan batuk pilek pada anak-anak. Cara membuatnya juga mudah. Campurkan 3 sampai 4 sendok madu kedalam segelas air hangat campurkan dengan sedikit perasan jeruk nipis. Atau bisa juga dicampurkan pada teh hangat atau juice buah.
4.Meningkatkan imunitas
Menngkatkan imunitas adalah cara tertepat untuk melawan virus. bisa dengan memperbanyak minum air putih, Mengkonsumsi makanan bergizi, memperbanyak asupan buah dan sayur, dan mengurangi makanan-makanan mengandung gula serta berpengawet.
Selamat mencoba!!!
Cantik dengan madu
Mahmud Abas, krisis pede di tengah lautan fasilitas.
Tawananku yang cerdas...
![]() |
| image from: klik di sini |
Putri api versus putri gentong
" okeeh....cerita apa kita malam ini?" Aku menjawab dengan semangat yang masih full charged.
"Itu loh mi, lanjutan Putri api dan putri gentong...." jawabnya semangat. Sayangnya, jawaban penuh semangat itu dibalas dengan kebengongan si emak "cerita apaan tuh?"
wew, si putri dah cemberut aja, sementara emaknya garuk-garuk kepala yang mendadak jadi gatal.
Melihat tingkat kemajuan bibir mungilnya, sepertinya ingat tidak ingat, itu kisah musti berlanjut.
Syukurlah, si kakak yang sedari tadi cuek bebek mendadak bersuara, "itu loh mi, cerita putri-putrian, yang menyindir kita-kita ini. putri api tuh si rofi yang selalu kepanasan dan marah-marah.kalu putri gentong itu ya siapa lagi anak ummi yang gendut kalu bukan Amma. trus, putri api itu minta air sama putri gentong biar apinya padam, putri gentong mau ngasih tapi ada syaratnya gitu. makanya ummi itu kalu lagi cerita jangan pake ngantuk, aneeeeeh tau ceritanya. ngaco gitu."
Stop Komen...
Komentar saya tersebut terlontar lantaran si empunya grup memosting sebuah wacana terkait "hijrah"nya seorang artis berinisial TW. Sebagian postingannya begini:
kiki emoticon"Omong-omong soal hijrah, memang bisa dalam berbagai macam bentuk. Tetapi melihat hijrah ala TW saya malah merasa aneh. Kenapa? Karena hijrah yang hakiki itu soal akhlakul karimah (perilaku yang baik) dan hati (kejernihan jiwa). Ilustrasinya begini, laki-laki bisa saja memakai jubah sebagaimana orang Arab dengan maksud meneladani Nabi Saw, tetapi di saat yang sama Abu Jahal yang jahat pun juga memakai jubah. Jadi memakai jubah, berjenggot dan lainnya bisa berpotensi baik dan buruk.
Perhatikan kata-katamu !!!
Pagi ini, seorang kawan mengupdate status dengan kalimat yang wow, cetar, membadai (ahahai ini mah lebay). Kira-kira begini bunyinya : "Dulu aku R2, sekarang aku R1 (ini doaku)".
Oh ya, kalau kalian nggak tau R itu apa, sini deh aku bisikin. "R itu maksudnya Ratu". Ratu? Ya, Ratu. Ratu di mana? Ratu di hati suami dong. Nah kalau menilik angka di belakangnya 1, 2, dan seterusnya, mahfum dong, itu maksudnya ratu pertama, ratu kedua, dan seterusnya. Dengan kata lain istri pertama, istri kedua, dan seterusnya. Ahahai nggak usah shocklah, kawanku ini memang pelaku Ta'adud alias poligami kok.
Nah, kembali menyoal statusnya dengan kalimat yang demikian. Bermunculan komentar-komentar yang nggak kalah wow. Beberapa komentarnya kira-kira begini:
- "R2 memang kejam"
- "Aku menyimpulkan mba bukan madu yang baik karena ingin merebut posisi R1."
- "Anda mendoakan R1 anda berpisah dengan suami? atau mendoakan ia meninggal dunia?"
-dll
Aku sendiri memilih tak berkomentar, meski hatiku tersengat gatal-gatal ^_^. Ia yang kutahu tak demikian. Ia yang kutahu wanita sholehah, insyaa Allah.
Belakangan ia muncul dan merasa takjub akan banyaknya komentar di statusnya tersebut. Ia pun menjelaskan maksud statusnya. Dulu ia R2, sekarang ia sudah menjadi R1, dan doanya adalah agar ia bisa segera memiliki madu lagi. Ia pun menyatakan keheranannya, mengapa begitu banyak yang salah paham membaca statusnya. (Kamu, ya...kamu yang baca tulisanku ini, ngerti nggak maksud status temenku itu?xixixi)
Ahahai, sampai kemudian, status tersebut dihapus, aku menahan diri untuk tak berkomentar (secara komentarku juga nggak penting gitu loh^_^). Intinya aku menulis ini sekedar reminder, terutama untuk diriku sendiri, bahwa sebuah maksud yang sama, disampaikan secara berbeda, bisa lewat tulisan, bisa melalui lisan, cenderung mengalami pergeseran makna yang signifikan ketika kita tidak memilih kata-kata kita dengan tepat. Bahasa tulisan, cenderung memiliki dampak ambigu ketika kita keliru meramu kalimat.
Nah, akhirnya waktu lima belas menitku usai, must back to jungle deh ^_^
*Edisi kangen ngisi blog ^_^
Mendadak sinetron...
Tiba-tiba beberapa waktu lalu, TV menyala di waktu yang tidak disepakati. Bisa jadi kerjaan si sulung atau bisa jadi ulah si nomer dua. Meski kemudian kedua-duanya justru sibuk membongkar mainan dan mewarnai ini itu.
Alhasil aku yang berniat mematikan TV justru terkesima dengan salah satu sinetron di salah satu stasiun TV swasta tersebut. Meski melihatnya sebentar, aku merasa ada yang berbeda dari sinetron tersebut. Akhirnya di waktu luang aku mensearchnya di Youtube.
Ah ya, pada akhirnya aku tau sinetron ini beda karena karakternya tidak terlalu hitam putih. Karakternya manusiawi. Tokoh baik bisa saja merasa kesal dan berbuat salah. Tokoh jahat ternyata masih punya hati dan nurani. Sinetron yang konon sudah 300 episod ini memang menyoal cinta-cintaannya anak muda tapi melihat beberapa scene aku sih tertarik.....wkwkwkwk.
Lepas dari aku yang mendadak penasaran dengan kelanjutan kisahnya, sinetron ini bukan jenis yang "mendidik" sih, tapi bisa dibilang udah gak drama bangetlah, pesan moril soal persahabatan, ketulusan, dan arti cintanya cukup tersampaikan. Tetep, aku tidak merekomendasikannya untuk ditonton wkwkwk.....
#catatangakpentingemakrempong *_*
Lawan lemak dengan lemak!
![]() |
| Dark chocholate |
![]() |
| Alpukat |
| ||||||||||
| minyak zaitun |
Kenapa harus menjulurkan lidah saat periksa?
Unguisasi kotaku
![]() |
| Kebayang gak, kalu sepanjang jalan pemandangannya kek gini huehuehue... |
Tapi, sekarang jangan ditanya. Dari tugu masuk, rumah sakit, gedung-gedung pemerintahan, trotoar, sampai tiang lampu, huaaaa............
![]() |
| Gedung Pemkab Paser Gambar dari www.antaranews.com |
Bahkan sebuah telaga buatan di komplek Rumah Sakit pun dinamai dengan telaga ungu (syukurlah airnya gak berwarna ungu, fyiuuuuh....)
![]() |
| Telaga ungu |
![]() |
| Telaga ungu dan kompleks Rumah Sakit |
Belum lagi segala hotel atau sekolah-sekolah yang sekarang juga mulai terunguisasi. Bahkan mobil dinas untuk kecamatan-kecamatan, warnanya juga...UNGU.
















