Search This Blog

Powered by Blogger.

Showing posts with label cathar. Show all posts

Kai' in Memorian

Empat puluh hari berlalu sejak ketiadaan kakek kami. Kai' begitu aku menyebutnya. Aku dan kakakku adalah dua cucu pertama, Yang berarti kami telah menghabiskan waktu lebih lama dan banyak bersama kai' ketimbang adik-adik lainnya.

  Mungkin hanya kami berdua yang sempat menikmati jalan-jalan sore dengan sepeda onthel tua milik kai'. Dan hanya kami yang sebelum tidur terbiasa mendengar dongeng pengantar tidur dari nenek. Namun ketika kami mulai beranjak abg, adik-adik dan juga sepupu-sepupu kami terus bertambah hingga kini semua cucu kai' berjumlah 20 orang.
So…Jangan harap deh mereka akan merasai jalan-jalan sore dengan kai' ataupun tertidur dalam serunya dongeng pengantar tidur. Jadi sepertinya hanya kami yang mendapat keistimewaan di waktu kecil hohoho (tolong para adik dan sepupu jangan protes ya).

Pun demikian kasih sayang kai' dan nenek tidak berkurang hanya saja harus dibagi rata dengan banyaknya cucu-cucu tersebut. Dan sakitnya kai' yang berujung kepergian beliau jelas menimbulkan tangis dan duka di hati kami semua. Tak lagi terdengar omelan dan kecerewetan beliau yang biasanya selalu menemani hari-hari para cucu.

Jelas ada yang terasa hilang dan tak biasa. Begitulah, kadang kita lebih menghargai keberadaan seseorang setelah ketiadaannya. Bagaimana dulu terasa begitu menyebalkan jika kai’ selalu mengingatkan ini itu yang pada dasarnya merupakan bentuk sayang dan perhatiannya. Dan kini betapa kami semua merindukan “kecerewetan” beliau.

Dan diantara semua kerabat, entah anak, menantu, keponakan, dan cucu hingga cicit, nenek adalah orang yang paling merasai ketiadaan beliau. Wajar saja nenekkan istri beliau ya. Nenekku itu….hmmmm bagaimana ya menggambarkannya. 

Nenekku itu tipe istri romantis yang begitu care sama suaminya, ya kai’-ku itu. Dari muda hingga sepuhnya kamar beliau selalu terhias dengan aneka bunga dan sprei wangi layaknya pengantin baru. Nenekku itu tipe istri yang gak akan makan sebelum suaminya datang dan kemudian makan bersamanya. Nenekku itu istri yang selalu mengalah dan tidak bersuara keras pada suaminya.
My beloved grandpa n grandma
Hari yang paling mengahrubirukan hatiku adalah saat ketika kami pulang mengantar jenazah Kai’. Setibanya di kamar, nenek membaringkan tubuhnya dan mengelus lembut tempat pembaringan kai’.

“aku sudah mengantarmu pulang, dan aku kini sendiri. Tapi aku tidak menangis seperti pesanmu” ujarnya lamat-lamat. Aku dan seorang acil(tante) yang kebetulan menemaninya segera beranjak mendekat dan menggenggam tangan beliau.

Nenek tertawa-tawa dan menceritakan beragam kenangan ketika masih bersama kai’. Kata-katanya menggambarkan perasaannya yang mendalam dan aku tahu, suaranya sarat dengan cinta. Meski nenek menceritakannya dengan penuh senyum, entah mengapa aku dan acil secara serentak menyusut air mata yang tanpa permisi mengalir begitu saja.

Kini empat puluh hari berlalu sejak kepergian kai’. Semua keluarga telah beraktivitas seperti biasa. Sosok kai’ hanya terus hidup dalam kenangan dan doa-doa kami. Tapi tidak begitu dengan nenek. Baginya kepergian kai’ yang baru empat puluh hari itu telah terasa seolah bertahun-tahun. Nenek kehilangan semangat hidupnya, seolah separuh jiwanya pergi.

Setiap pembicaraannya selalu masih mengenang kai’. Kai’ begini….kai’ begitu. Dan pada akhirnya sebaris kalimatnya terasa menusuk hati kami “tahun depan aku akan menyusul kai’….”

Ah, cinta. Dibalik kesedihan tersebut rasanya aku mengerti akan sebentuk cinta sejati. Cinta kai’ dan nenekku. Cinta yang langgeng bahkan hingga maut memisahkan mereka.

Wish my love’s life will everlasting and find the true happiness too….


Penting g sih menceritakan sebuah masa lalu?????

Penting g sih menceritakan sebuah masa lalu?????

gambar dari sini

 

 Pernah gak punya sebuah "rahasia" di masa lalu

Dimana waktu dan keadaan saat itu tak memberi ruang untuknya muncul dan diketahui kebenarannya??


And then, waktu beranjak hingga suatu masa dimana kamu punya kesempatan bertemu lagi dengan hal-hal terkait masa lalumu dan mungkin memberi penjelasan.
Seberapa penting atau perlunya sih menceritakan "sesuatu' yang dulu gak pernah bisa kamu ungkapkan itu????


Tag : ,

Cathar : Miracle in seven days



Based On True Story: Kisah seorang sahabat di kota Gudeg.
Tulisan ini meraih Juara III pada audisi Woman Miracle yang diadakan IIDN Kaltim
-------------------------------------------------

                                                         Miracle in Seven Days

 


“Dek, aku butuh suami dalam seminggu ini, tolong cariin ya!”  kulihat raut terkejut menghias wajah Syaza. “You must need some miracle sista…” . “Hei…I am serious  balasku cepat. “ Yea I’am very…very serious too” balasnya lagi. Tapi, seperti biasa semampunya Ia akan memenuhi permintaanku. Ia segera mengangkat telepon dan mulai menghubungi ustadzah-ustadzah yang dikenalnya. 
gambar dari sini
“Insyaallah, secepatnya dikabari Mba, banyaklah berdoa, hanya keajaiban Tuhan hingga Mba bisa menemukan suami dalam waktu satu minggu ini” Ucapan syaza membuyarkan lamunanku.

A great Dad


Berbanding terbalik dengan penampilannya yang tinggi besar, dan jenggotnya yang kadang berantakan. Bahkan dengan suaranya yang keras dan seolah seperti berteriak, suamiku tetaplah idola bagi anak-anakku.
Dede rofi
 
Suamiku asli putra Palembang. Keras dan tegas demikian sifatnya. Suamiku sangat tidak suka jika mendapati anak-anakku, Amma dan Rofi menangis bombay tidak jelas. Enyek-enyek begitu istilahnya. Adapun aku seringkali terperdaya tangis bombay si kaka, Amma. 


What is love????

What is love?????

Apa sih cinta itu???? semua orang pasti punya beragam definisi untuk satu rasa tersebut. Aku??? hehehe aku tidak dalam kapasitasnya untuk mendefinisikan pengertian dari perasaan maha dahsyat tersebut. Bagaimanapun aku tergolong orang yang sukar mendefinisikan sebuah rasa.

Tulisan ini berawal dari pernyataan seorang kawan
" Aku gak cinta ma dia mba, cuma feel comfort".


Zero atau Hero????


Jika kamu disuruh memilih menikah dengan pria yang masih dalam kondisi zero yang dalam artian kerjaan belum mapan, rumah masih ngontrak, dll. Atau dengan pria yang sudah dalam status hero dengan jabatan yang keren dan asset yang wow, kamu pilih yang mana???

Aku pribadi prefer pada pilihan pertama. Bukan karena aku menjalaninya (sebelum menikah alhamdulillah aku diberi kesempatan memilih dari yang bener-bener zero sampai yang udah super hero *note gak penting^_^) tapi, lebih karena pernikahan bagiku bukan semata soal tawa dan kesenangan. Pernikahan adalah sekolah real yang mengajarkanmu ragam kehidupan secara komplit. Kejujuran, kepercayaan, kebencian, kecemburuan, kekecewaan, kebahagiaan, dan lainnya.


Cinta vs Komitmen

Saat pertama seseorang menikahi istrinya pasti karena cinta, tetapi cinta yang menggebu-gebu akan padam seiring dengan berjalannya waktu. Hanya Komitmen yang membuat Cinta menggebu-gebu menjadi Cinta yang matang dan dewasa.

Lalu... Apa yang disebut dengan Cinta Sejati? Cinta yang sifatnya turun ke bawah, yaitu cinta yang tidak memikirkan untung rugi, cinta yang rela berkorban demi seseorang yang dikasihinya. Ini lah cinta yang harus diusahakan dalam setiap Pernikahan.


(cathar) Aliran sesat, jangan ditiru ya dek!

Sore baru menjelang, tatkala aku selaku emak-emak yang baik menyiapkan camilan sore untuk kedua buah hatiku. Duo putri manisku sedang bermain asyik di teras. suara keduanya tertangkap jelas olehku.

Saling menjahili, tangisan si kecil, suara kaka yang membujuk hingga akhirnya tertawa kembali bersama. Dalam senyum aku menikmati kebersamaan keduanya. Hingga kalimat-kalimat Amma berikutnya membuatku mengeryitkan kening.....


Dialog Menjelang Terlelap

Biasanya menjelang tidur malam, aku akan membantu Amma, putri sulungku untuk mengulang kembali hapalan surah-surah pendeknya hingga ia terlelap. Tapi semalam ia baru mengulang kurang lebih tiga surah, ketika konsentrasinya terganggu. Tiba-tiba ia mengajukan pertanyaan-pertanyaan padaku.
Amma : Mi, abi itu apanya ummi sih?
Ummi : Haa.....maksudnya? (memastikan maksud pertanyaannya)

Hati Yang Terbolak Balik


Panas menyengat, nyaris merontokkan imanku. Duh…jika aku tak diberi tahu bahwa neraka panasnya berlipat dari panas dunia ini ingin rasanya segera membuka lemari es dan mereguk nikmatnya air dingin. Sabar…sabar…bedug maghrib tak lama lagi…batinku menguatkan diri sendiri.
Iseng kulirik akun facebookku sekedar membunuh penat di tumpukan kerjaan yang masih menggunung.
“h,lo….”
Chat room di fesbukku terbuka. Hmmm….S. Dwi Angel. Sapa ya???
“assalamualaikum….sapa ya”
“he…he…waalaikumsalam, gak berubah ne si ade”
“mmm….maaf ya masih di awang-awang ne
“ne aku de, mungkin kamu gak kenal lagi…aku dah banyak berubah”

The Adventure Husband


“Dek, abang mau resign”
“Haaa…lagi???”
Suamiku hanya mengangguk sambil tersenyum, tanpa menunggu komentarku Ia berlalu seraya mengacak lembut rambutku.
 “Tunggu bang…” dengan cepat aku menangkap lengannya
 Ngapa say…?  Jangan pasang muka gitu akh, tambah jelek tau”  tangannya dengan cepat beralih memencet hidungku “Ukh….Abang jangan gitu deh, serius nih abang mau kemana lagi se?”
“Gak kemana-mana say….oke…oke…kita bicara serius”
Melihat wajahku yang berubah menjadi aneh, mungkin terbersit iba di hatinya untuk sekedar memberi  penjelasan pada istri terkasihnya ini.
“Bang, lupa ya anak kita dah 2 lo, si kaka dah mau sekolah taon depan. Please deh bang jangan anti kemapanan gitu deh, secara kita bukan mahasiswa lagikan?”

warisan bijak


Sesaat sebelum melepas kepergianku mengikuti suami tercinta, ayah memanggilku. Beliau berkata “saat ini ayah tak bisa membekalimu dengan apa-apa, tapi ingatlah kata-kata ayah ini, semoga bisa menjadi terang dalam gelap dan pengapmu…

“Kepercayaan dan keyakinan mutlak akan kekuasaan Tuhan akan membimbingmu menemukan jalan atas setiap masalah yang kau hadapi…..sesungguhnya setelah kesulitan itu terdapat kemudahan”
--------------
Perjalanan biduk rumah tanggaku yang kini memasuki tahun ke-5, sebagian besar terlewati dengan baik berkat nasehat bijak tersebut yang menjadi pijakan kokoh bagiku dalam menaiki tangga-tangga kehidupan, bahkan ketika terjatuh lagi-lagi kata-kata tersebut memberiku kekuatan untuk tetap bangun dan menapak naik lagi…ya sesungguhnya setiap kesulitan itu  selalu beriringan dengan kemudahan..kepercayaan dan keyakinan kitalah yang membuat kita bisa menemukannya atau tidak.


I'm So sorry friend....


Awal keberadaanku sebagai salah satu seorang “Fesbuker” hanya punya satu alasan: Menemukan orang yang ingin sekali kutemukan. Just It, not the others and others….!!!
Hingga detik ini aku punya ratusan teman …(dari teman lama sampai teman baru) di akun fesbukku tapi, tak satupun dari mereka adalah orang yang benar-benar ingin aku temukan.

Saat aku memutuskan menulis sepenggal kisah inipun aku punya harapan, meski aku belum menemukanmu, semoga nasib baik sudah terlebih dulu menemuimu…dan semoga kebahagiaanmu menjadi segelas penawar atas semua rasa bersalahku untuk semua yang telah terjadi…

Teruntuk sahabatku….


Tag : ,

Kekuatan Cinta dan Doa



Sepuluh tahun lalu, ketika usiaku baru menginjak masa belasan tahun kisah ini bermula….

Siapa menyangka gadis kecil sepertiku yang saat itu baru menginjakkan kaki di rantau orang malah berniat menikah dini. Awalnya aku memulai hidup di Jogja semata-mata untuk mereguk ilmu di salah satu PTS di kota gudeg tersebut, tak disangka aku bertemu teman-teman yang merubah gaya hidup dan cara berpikirku….aku mulai intens mendalami ajaran agamaku.

 Dan tentu saja pernikahan dini para seniorku banyak mengispirasi diriku dan menjadi bagian lantunan doa-doa panjangku. Akhirnya, di semester ke 3 kuliahku, seorang pria sholeh, yang tampan lagi baik hati datang melamarku…tak tanggung-tanggung, Begitu ku iyakan Pria tersebut langsung menelepon orang tuaku yang jauh di Kalimantan. Kontan mereka terkejut….dan tentu saja lamaran tersebut ditolak.

Tag : ,

Curahan Hati untuk Tuhan

Yang Teragung wahai yang Maha Agung…
Yang terkasih Wahai Yang Maha Pengasih…
Yang tercinta Wahai Sang Pemilik Cinta…
Segala puji-pujian hanya untukMu Ya Allah, Segala kebaikan hanya berasal dariMu, Segala Rezeki hanyalah PemberianMu, dan semua keburukan serta musibah adalah berasal dari syetan dan ulahku sendiri….Ampunilah dosa-dosaku wahai Zat yang Maha Pengampun, Kasihilah aku dan juga keluargaku wahai Zat yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Satukanlah aku dan keluargaku dalam naungan Iman dan Islam, dan teguhkanlah hati  kami dalam agamaMu wahai Zat yang Maha membolak-balikkan hati….

Wahai Allah…..
Dalam pandangan manusia, aku adalah salah satu makhlukMu yang beruntung, keluarga yang penuh cinta, anak-anak yang sehat dan lucu, juga rezeki yang berkecukupan…Sungguh Ya Allah Engkau Maha Mengetahui setiap hari kumulai dengan senantiasa bersyukur padaMu. Tapi sungguh Engkaupun Maha mengetahui semua keresahan dalam hatiku, kejumudanku dalam beribadah kepadaMu…..

Tag : ,

- Copyright © Sara's Talk - Skyblue - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -