Posted by : Sara Amijaya Saturday, 3 August 2019

Jangankan 40 tahun, sehari saja menghadapi pasangan yang membuat kesal tentu tak jarang membuat kita meradang. Tapi tidak demikian dengan pria ini. Ia bertahan dengan hal-hal yang tak disukainya dan menemukan buah manis yang tak pernah diduga sebelumnya.
Dikisahkan oleh Doktor Muhammad Bin Luthfi Ash-Shabbagh, seorang Syaikh mengisahkan rahasia hidupnya.
"Aku telah menjalani kehidupan bersama istriku selama 40 tahun, dan aku tidak pernah melihat satu pun hari yang menyenangkan. Sesungguhnya sejak pertama kali aku masuk menemuinya, aku telah menyadari bahwa sama sekali tidak cocok untukku. Hanya saja ia adalah putri pamanku, dan akupun yakin bahwa tidak akan ada orang yang dapat menerimanya. Lalu aku berusaha dan memohon balasan kebaikan dari Allah."
----
Ketika menemukan hal-hal yang tak menyenangkan, mengganggu, dan tidak sesuai dengan keinginan hati, maka doa apakah yang kita panjatkan?
Sebagian kita mungkin memilih meminta agar kesusahan tersebut diangkat, dan dihilangkan. Namun, Syaikh yang mulia ini, memilih bersabar atas ketidaknyamanan hubungan pernikahannya. Dan beliau memohon kebaikan dari Allah tersebab kesabarannya tersebut.
Lantas apa yang beliau dapatkan setelah 40 tahun bersabar dengan sikap istri yang tak pernah menyenangkan itu?
Subhanallah, Allah subhanu wa ta'ala berkenan memberinya anak-anak yang penuh bakti lagi shalih. Ketidaksukaannya pada sang istri membuatnya menyibukkan diri dengan ilmu. Ia berhasil menulis kitab-kitab yang diharapkannya menjadi ilmu bermanfaat yang tergolong sebagai shadaqoh jariyah. Hubungannya yang buruk dengan istri juga memberinya banyak waktu untuk membina hubungan sosial yang produktif dengan orang banyak.
"Kalau saja aku menikah dengan wanita yang lain, mungkin hal-hal itu semua sama sekali tidak dapat aku wujudkan” tutur sang Syaikh.

Referensi pihak ketiga
Sahabat, jika kita menemui hal-hal yang tidak selaras dengan keinginan kita, jangan buru-buru menghujat keadilan Allah, cobalah menjalani ketetapan tersebut dengan sabar dan syukur seraya mengharap balasan kebaikan dari Allah. Sesungguhnya keadilan Allah adalah hal yang kadangkala tidak terjangkau dalam ilmu kita yang terbatas. Bisa jadi kita membenci sesuatu sementara ia baik bagi kita, sebaliknya kita bisa saja menyukai sesuatu yang ternyata tidak baik untuk kita.
Bersabarlah menghadapi segala ketetapan baik dan buruk, niscaya kebaikan yang akan kembali kepada kita.
Insyaallah.


Referensi pihak ketiga
Sumber Referensi :
Muslimah.or.id/9927-kisah-seputar-kesetiaan-dan-kesabaran.html

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © Sara's Talk - Skyblue - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -